ASN Harus Kepo IPTEK
ASN Harus Kepo IPTEK BPPT

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk “kepo” informasi dan teknologi, mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk bersiap menghadapi revolusi industri 4.0. Presiden Jokowi meminta pegawai negeri untuk terus melakukan inovasi.

Acara yang bertajuk Presidential Lecture ini digelar sebagai latihan dasar CPNS dari berbagai kementerian/lembaga yang baru alias `zaman now`.

Berbicara di hadapan 5.000 CPNS dari perwakilan 63 Kementerian dan Lembaga (K/L), Jokowi memaparkan tantangan dari revolusi industri 4.0, dimana semuanya sudah menggunakan teknologi tingkat tinggi, super komputer, otomasi, dan kecerdasan buatan yang membawa perubahan besar dalam tatan dunia. Tantangan ini sendiri harus disadari dan dipahami bersama, karena teknologi akan terus memunculkan tantangan baru.

Saudara-saudara harus kepo dengan perkembangan Iptek, harus kepo dengan inovasi, harus kepo dengan dinamika zaman, harus kepo terhadap aspirasi dan keinginan masyarakat. Jangan hanya kepo terhadap mantan pacar saja,” kata Jokowi disambut tepuk tangan.

Presiden berharap kepada CPNS agar tidak lupa bertanggung jawab, bekerja keras, melakukan inovasi dan beradaptasi dengan perubahan dan dinamika dunia yang sangat cepat.

Acara Presidential Lecture 2018 dengan tema Bersatu Dalam Harmoni Menuju Birokrasi Berkelas Dunia Tahun 2024 dibuka oleh laporan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan RB) Asman Abnur.

Dalam laporannya, formasi CPNS yang dibuka pada tahun 2017 sejumlah 37.138 di 62 kementerian/lembaga dan 1 provinsi dengan total pelamar mencapai 2,4 juta lebih. Dengan begitu seluruh CPNS yang lolos seleksi ini adalah putra/putri bangsa terbaik dari yang terbaik.

Selain Presiden RI Joko Widodo, Presidential Lecture juga menghadirkan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, CEO & Founder GoJek Nadiem Makarim, dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudi Latif sebagai pembicara yang diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada para CPNS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here